morphing

Senin, 28 nov 2011 @kuliah komputer grafik.
Materi yg saya dapat hari ini masih berkaitan dengan materi-materi sebelumnya. Dan materi kali ini adalah tentang Morphing.

Morphing merupakan efek dimana suatu objek berubah secara perlahan menjadi objek lain. Ada dua tahap proses yang dijalani yaitu Warping dan Cross Dissolve. Langkah awal dari proses morphing adalah Warping yg berfungsi utk membentangkan dan menyusutkan sebuah objek gambar yang disebut gambar abstrak. Cross dissolve adalah langkah akhir setelah proses warping yg berfungsi utk memadukan warna gambar asal dengan warna gambar yg dituju.

Suatu animasi yg dibuat dgn menggunakan teknik fitur morphing menerima masukan dua buah gambar. Gambar pertama disebut sbg gambar awal, gambar kedua disebut sebagai gambar akhir. Proses warping pada teknik fitur morphing menggunakan garis fitur sbg alat bantu proses pembuatan. Garis fitur berfungsi utk menunjukkan sebuah fitur (bagian-bagian gambar yang membentuk obyek) yang sama antara daerah di gambar awal dgn daerah di gambar akhir. Garis fitur membuat komputer mengetahui hubungan antara dua objek yg sama pada gambar awal dan gambar akhir. Sebuah garis fitur di gambar awal memiliki pasangannya di gambar tujuan. Koordinat titik ujung awal garis fitur pada gambar awal berpasangan dgn koordinat titik ujung awal garis fitur pada gambar akhir. Berikut ini adalah contoh gambarnya

Morphing secara sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan interpolasi linier.

Pada gambar bujur sangkar “morphing 2D” terdapat objek yg berada diantara koordinat awal dan akhir, misal: diantara titik a1 dan a2, yg merupakan hasil morphing pada iterasi ke-n. Untuk mencari koordinat x dan y pada titik diantara kedua titik tersebut digunakan rumus berikut :

Morphing diatas sebenarnya bentuk morphing yang paling mudah, karena morphing yang dilakukan adalah perubahan koordinat pada setiap titik. Morphing ini dinamakan dengan efekTweening dan hanya bisa digunakan untuk 2D.

Morphing 2D adalah implementasi dari interpolasi yang dikenakan pada titik-titik 2D. Morphing yang dilakukan pada dua obyek gambar 2D adalah interpolasi dari setiap titik yang bersesuaian (berdasarkan urutan). Morphing 2D menggunakan transformasi posisi pada sistem koordinat 2D.

berikut ini adalah contoh animasi morphing dari huruf ke angka dan juga sebaliknya.

sumber : 

This entry was published on Desember 4, 2011 at 1:46 pm and is filed under Komputer Grafik, kuliah. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

6 thoughts on “morphing

  1. wah persamaan sederhana gitu bisa jadi huruf muter- muter?? keren yahh.. hehe

    salam kenal

  2. wahh… kerenn…
    tapi interpolasi liniernya itu bikin mumet. @,@
    hehe

  3. Miftah Alfian Syah on said:

    Sesuatu banget…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: